Office and School Supplies

Tampilkan postingan dengan label algoritma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label algoritma. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2015

Dasar Pemrograman

Definisi Program/Pemrograman 
Adalah kumpulan instruksi-instruksi tersendiri yang biasanya disebut source code yang dibuat  
oleh programmer (pembuat program).

Paradigma Pemrograman 
1. Pemrograman Prosedural
2. Pemrograman Fungsional
3. Pemrograman Terstruktur
4. Pemrograman Berorientasi Obyek
5,Pemrograman Modular
6. Pemrograman Berorientasi Fungsi
7. Pemrograman Deklaratif

Definisi Algoritma


Algoritma adalah urutan langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah. Yang ditekanka 
adalah urutan langkah logis,yang berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan tertentu,tidak boleh
melompat-lompat. (Dari Microsoft Press Computer and Internet Dictionaary 1997, 1998)



Contoh Algoritma dalam kehidupan nyata.
Jika seorang ingin memasak atau membuat kue, baik itu melihat resep ataupun tidak pasti akan mel
akukan suatu langkah langkah tertentu sehingga masakannya atau kuenya jadi. Alat yang digunakan
untuk membuat program tersebut adalah bahasa pemrograman.
Bahasa pemrograman sangat bermacammacam: C, C++, Pascal, Java, C#, Basic, Perl, PHP, ASP, J
SP, J#,  C, C++, Pascal, Java, C#, Basic, Perl, PHP, ASP, J SP, J#, ++ dan masih banyak bahasa lainnya. Dari berbagai bahasa pemrograman cara memberikan 
instruksinya berbeda-beda namun bertujuan menghasilkan output yang sama.

Kriteria Algoritma
a. Input
b. Output
c. Definiteness (pasti)
d. Finiteness (ada batas)
e. Effectiveness (tepat dan efisien)

Jenis Proses Algoritma

Sequence Process:  instruksi dikerjakan secara sekuensial, berurutan.
Selection Process:  instruksi dikerjakan jika memenuhi kriteria tertentu
Iteration Process:  instruksi dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu.
Concurrent Process:  beberapa instruksi dikerjakan secara bersama.

PENYAJIAN ALGORITMA

Algoritma disajikan dengan tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu 
dengan struktur bahasa tertentu dan pseudocode, sedangkan yang disajikan dengan gambar, 
misalnya dengan flowchart.


Pseudo-code
Definisi : Kode atau tanda yang menyerupai (pseudo) atau merupakan pejelasan cara 
menyelesaikan suatu masalah.Pseudocode sering digunakan oleh manusia untuk menuliskan
algoritma.

Beda Tipe Data & Algoritma
Program menerima input dari user, diproses, hasilnya ditampilkan (output).

Contoh: Program Persegipanjang.exe

                 Input               : Panjang dan Lebar
                Proses              : Luas = Panjang * Lebar
                Output             : Luas

·    Materi Tipe Data fokus pada Variabel Panjang, Lebar dan Luas serta Operator
      yang berlaku kepadanya misal ‘*’.
·      Materi Algoritma Dasar fokus pada Urutan pekerjaan yang dilakukan pada Input,
     Proses & Output.




 Konsep Tipe Data (1)
Program menerima input dari user, diproses, hasilnya ditampilkan (output).

Contoh: Program Persegipanjang.exe
                        Input               : Panjang dan Lebar
                        Proses              : Luas = Panjang * Lebar
                        Output             : Luas

Panjang dan Lebar merupakan variabel yang bertipe angka, kalo huruf maka program akan 
error karena “e * y” tidak berlaku. Angka merupakan tipe integer sedangkan “e” bertipe 
char (huruf)

Konsep Tipe Data (2)
Tipe Data masukan dibagi menjadi 2 yaitu Tipe Dasar dan Tipe Bentukan
·    Tipe Dasar merupakan tipe yang diberikan oleh Bahasa Pemrograman. Misal integer, string, character, real dan boolean.
·      Tipe Bentukan merupakan tipe yang dibuat oleh Programmer dibentuk dari beberapa tipe dasar atau tipe bentukan yang lain. Misal tipe Jam terdiri atas 3 integer yang berisi Jam, Menit dan Detik.

TIPE- TIPE DATA DALAM TURBO PASCAL
1. Tipe data sederhana
  – Tipe data standard (standard data type)
    > Integer, Real, Boolean, Char, dan String
  – Tipe data didefinisikan pemakai (user defined data type)
    > subrange dan enumerasi
2. Tipe data terstruktur
    > Array, record, set, file
3. Tipe data penunjuk
    > Pointer
4. Tipe Data Integer
¨Tipeinteger adalah tipe data yang nilainya bulat
¨Tipe Integer ada 5: Shortint, Integer, Longint, Byte, Word
¨Contoh deklarasi:
  Var   A, B, C : Integer; 
  D, E, F : Longint;
Operator-operator yang berlaku pada tipe data integer, yaitu :
¨Operator arithmatik : +, - , *, /, div, mod
¨Operator logic : <, = , > , <= , >= , <>
5. Real
Real merupakan tipe bilangan pecahan. Bilangan real bisa dinyatakan dalam bentuk 
eksponensial
Contoh deklarasi:
  Var   A, B, C : Real;
  Operasi – operasi yang bisa dikerjakan oleh tipe data real adalah:
¨Operasi biner, seperti penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), 
  dan pembagian (/)
¨Operasi uner. Contoh: -4.25, +1.25

6. Boolean
Boolean adalah tipe data yang hanya mempunyai dua kemungkinan, yaitu true dan false. 
Biasanya tipe data ini digunakan untuk perbandingan.

  Var   A, B, C : Boolean;
¨Operator NOT, OR, AND, dan XOR dapat dibentuk secara bersamaan menjadi 
sebuah ungkapan Boolean yang rumit.
Misal:
  Var   A,B,C: Boolean;
  Begin
  C := false; B := true;
  A := (Not(C) AND Not (B)) XOR (C);
  Write(A); readln;
  End.

7. Char
Char adalah semua tombol yang terdapat pada keyboard atau lebih lengkapnya 
semua karakter yang terdapat pada kode ASCII.
¨Catatan :
 Apabila char ingin dijadikan sebagai konstanta maka karakter yang   
dimasukkan harus diapit dengan tanda kutip satu. Dan apabila karakter itu berupa 
tanda kutip satu maka harus diapit dengan dua tanda kutip satu

8. String
String adalah data yang berisi sederet karakter yang terletak diantara tanda kutip 
satu. Jika karakter kutip merupakan bagian dari konstanta string, maka 
ditulis dengan menggunakan dua buah tanda kutip satu berurutan
Panjang string yang diijinkan antara 1 sampai 255
Bentuk umum dari deklarasi tipe string adalah:
Var pengenal : string[panjang];
Dimana pengenal : nama variabel
panjang : bilangan bulat yang menunjukkan banyaknya karakter (1 – 255).
Untuk tipe data string, operator yang berlaku adalah operator penggabungan (+).

Sabtu, 20 Juni 2015

Algoritma untuk menghitung tunjangan karyawan

1.       Algoritma untuk menghitung tunjangan keluarga tunjangan keluarga. Tunjangan diberikan jika statusnya sudah menikah sebesar 25% dari gaji pokok.
·      Buat algoritma pseudocode (menggunakan variable + tipe data)
·      Buat flowchart
2.       Tunjangan anak diberikan pada masing-masing anak sebesar 5% dari gaji pokok dan maksimal diberikan pada 3 anak.
·      Buat algoritma pseudocode (menggunakan variable + tipe data)
·      Buat flowchart

JAWAB :

1.    

Algoritma dan Flowchart


Objectives
Setelah menyelesaikan bab ini,
anda diharapkan dapat:
• Mengerti tentang algoritma.
• Membuat algoritma dari suatu permasalahan.
• Mengerti tentang flowchart.
• Membuat flowchart dari suatu
  permasalahan.

Tahapan Pembuatan Program
• Mendefinisikan masalah dan menganalisanya.
   Mencakup : tujuan pembuatan program, parameter yang digunakan,
   fasilitas yang disediakan, algoritma yang diterapkan dan bahasa
   program yang digunakan.
• Merealisasikan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
Algoritma
• Adalah inti dari ilmu komputer.
• Algoritma adalah urutan-urutan dari instruksi atau
   langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu masalah.
• Algoritma adalah blueprint dari program.
• Sebaiknya disusun sebelum membuat program.
• Kriteria suatu algoritma:
  – Ada input dan output
  – Efektivitas dan efisien
  – Terstruktur

Contoh Algoritma 1
Mengirim surat kepada teman:
1. Tulis surat pada secarik kertas surat.
2. Ambil sampul surat.
3. Masukkan surat ke dalam sampul.
4. Tutup sampul surat menggunakan perekat.
5. Jika kita ingat alamat teman tersebut, maka
  tulis alamat pada sampul surat.
6. Jika tidak ingat, lihat buku alamat, kemudian
  tulis alamat pada sampul surat.
7. Tempel perangko pada surat.
8. Bawa surat ke kantor pos untuk diposkan.

Contoh Algoritma 2
Mencari akar bulat positif dari bilangan
bulat (integer) positif a:
¨Masukkan bilangan bulat positif a
¨Berikan harga awal x sama dengan 1
¨Hitung y sebesar x * x
¨Jika y sama dengan a maka cetak x
  sebagai akar dari a. Selesai
¨Tambah nilai x dengan 1
¨Pergi ke langkah 3.

Contoh Algoritma 3
Menentukan apakah suatu bilangan merupakan
bilangan ganjil atau bilangan genap.
¨Masukkan sebuah bilangan sembarang
¨Bagi bilangan tersebut dengan bilangan 2
¨Hitung sisa hasil bagi pada langkah 2.
¨Bila sisa hasil bagi sama dengan 0 maka bilangan itu adalah bilangan genap tetapi bila sisa hasil bagi sama dengan 1 maka bilangan itu adalah bilangan ganjil.
Flowchart
Bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah.
Merupakan cara penyajian dari suatu algoritma.
Ada 2 macam Flowchart :
  – System Flowchart à  urutan proses dalam system
     dengan menunjukkan alat media input, output serta
     jenis media penyimpanan dalam proses
     pengolahan data.
  – Program Flowchart à urutan instruksi yang
     digambarkan dengan symbol tertentu untuk
     memecahkan masalah dalam suatu program.

Contoh Program Flowchart
Simbol-simbol Flowchart
Flow Direction Symbols (Simbol penghubung alur)
Processing Symbols (Simbol proses).
Input-output Symbols (Simbol input-output)

Simbol-simbol Flowchart
Simbol-simbol Flowchart – Cont.
Pembuatan Flowchart
Tidak ada kaidah yang baku.
Flowchart = gambaran hasil analisa suatu masalah
Flowchart dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan pemrogram  lainnya.
Secara garis besar ada 3 bagian utama:
  – Input
  – Proses
  – Output

Pembuatan Flowchart – cont.
Hindari pengulangan proses yang tidak
  perlu dan logika yang berbelit sehingga
  jalannya proses menjadi singkat.
  Jalannya proses digambarkan dari atas
  ke bawah dan diberikan tanda panah
  untuk memperjelas.
Sebuah flowchart diawali dari satu titik
  START dan diakhiri dengan END.


 Sequence Structur

(struktur runtunan)
Digunakan untuk program yang instruksinya sequential/urutan.
Selection Structure
struktur percabangan)
Digunakan untuk program yang menggunakan pilihan/penyeleksian kondisi

Repetition Structure
(struktur perulangan)
Digunakan untuk program yang instruksinya akan dieksekusi berulang-ulang.

Contoh 1 Flowchart
Contoh 2 Flowchart
Exercise
1.Buatlah algoritma untuk menghitung luas dan keliling
  lingkaran. Dengan masukan berupa jari-jari.
2.Buatlah flowchart dari algoritma pada soal no 1 diatas.
3.Buatlah algoritma untuk mengecek bilangan di antara 2 bilangan masukan, apakah sama ataukah lebih besar salah satunya, dan tampilkan hasilnya.
4.Buatlah flowchart dari algoritma pada soal no 3 diatas.
5.Buat Algoritma Kelulusan_mhs dan Flowchart
  Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar
  atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus
  jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.

7.Menghitung gaji seorang buruh bangunan selama sebulan, dengan ketentuan gaji perhari Rp. 20.000,-
8. Menghitung luas segitiga
9.Menghitung rata-rata dari lima bilangan yang diinputkan oleh user

HTML5 and CSS3 All-in-One For Dummies

What Is HTML5?

C++ Better Explained: The intuitive beginner's guide

Official Guide to the TOEFL Test With CD-ROM, 4th Edition (Official Guide to the Toefl Ibt)

Learn JavaScript VISUALLY

Feature (Side)

© 2013 Information Technology as The Key of Future. All rights resevered. Designed by Templateism